Tampilkan postingan dengan label CARANYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CARANYA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juli 2017

Inilah Hukum Unggah Foto Orang Sakit di Sosial Media ,, Yang Harus Diketahui!!

Inilah Hukum Unggah Foto Orang Sakit di Sosial Media ,, Yang Harus Diketahui!!



Tidak diragukan, islam amat menyarankan masing - masing orang buat berempati kepada sesama, tercantum menjenguk dikala tiba bencana sakit maupun kematian.
anjuran ini tersebar dalam banyak bacaan hadits. orang yang dijenguk juga dapat siapa aja, mulai dari keluarga, orang sebelah, ulama, terlebih lagi sampai orang yang membenci kita.

menjenguk orang sakit merupakan penggalan dari ibadah yang utama. saking berartinya ibadah ini, dalam suatu hadits riwayat imam ath - thabrani dipaparkan kalau di antara kewajiban terhadap orang sebelah merupakan menjenguknya ketika sakit dan juga mengiringi jenazahnya dikala wafat dunia.

penjenguk orang yang tertimpa bencana mempunyai nilai lebih karna benar dia bukan semata - mata pemirsa. terdapat aspek solidaritas dalam kegiatan tersebut.

kehadirannya diperlukan karena orang - orang yang sakit membutuhkan ketenangan jiwa, motivasi, antusias, dan juga pula doa.

kedudukan para penjenguk merupakan membagikan itu seluruh. lebih berfaidah lagi apabila terdapat uluran tangan dalam wujud lain, serupa pengeluaran penyembuhan ataupun sejenisnya.

lalu, apakah tingkah sebagian penjenguk yang mengambil gambar orang sakit dan juga memublikasikannya ke media sosial serupa jamak dicoba baru - baru ini penuhi etika tersebut?


potret - potret yang diumbar lazimnya melukiskan keadaan penderita yang lagi tergolek lemah di atas ranjang, kadangkala bertelanjang dada, dan juga lengkap dengan cairan infus dan
juga tancapan selang di rongga hidung dan juga mulut. seberapa berarti mengekspos gambar - gambar serupa ini?


islam amat menghormati pribadi seorang. islam memuliakan manusia dan juga menjamin terlindunginya hak yang menyangkut kehormatan pribadinya. tercantum bila pribadi tersebut menyangkut dosa personal ataupun aib yang lain. suatu hadits menegaskan:

“barangsiapa menutup (aib/cacat) seseorang muslim hingga allah hendak menutup aibnya di dunia dan juga akhirat. ” (hr muslim)

orang - orang yang sakit dapat jadi amat tidak menginginkan gambar tentang kondisi pribadinya yang ringkih, nelangsa, dan juga tidak berdaya, tersebar leluasa di media sosial semacam facebook, twitter, whatsapp, instagram, bbm, ataupun yang lain.

meski, dia ketahui ungkapan simpati dan juga doa tentu hendak membludak—bukan langsung kepada pribadinya yang lagi sakit melainkan kepada account sang penyebar gambar.

badan merupakan penggalan dari citra kehormatan seorang. bila dalam keadaan wajar tiap hari aja seorang berupaya berpenampilan bagus di hadapan teman , gimana bisa jadi dalam suasana “buruk” serupa itu rela ditonton banyak orang?

para penjenguk barangkali bermaksud baik dengan mempublikasikan photo orang sakit. bukan pamer kesalehan sosial, tetapi lagi menggalang solidaritas dan juga doa dari lebih banyak teman .

ataupun bisa jadi sebatas mengantarkan data ke warga kalau sang a tengah sakit. tetapi, apakah penyebaran potret - potret itu sudah mendapatkan izin dari yang bersangkutan?

tidak terdapatkah trik yang lebih santun dan juga elok dalam menggalang simpati tidak hanya dengan mengumbar potret - potret penderitaan dan juga ketidakberdayaan penderita?

di sinilah perlunya dipahami kalau prinsip menjenguk orang sakit merupakan meringankan beban penderitaan, ataupun minimun tidak menaikkan ketidaknyamanannya.

hasrat baik benar berarti, tetapi trik dan juga adab dalam mengejawantahkan hasrat tersebut pula tidak kalah berarti. karna menyangkut pribadi seorang, hingga yang wajib ditekankan merupakan restu ataupun izin dari sang owner pribadi.

karna menyangkut pula ranah publik, konten yang ditampilkannya juga seyogianya tidak melanggar kepantasan di mata universal (‘urf).

garis etis ini tidak cuma berlaku buat photo pengidap sakit, tetapi pula gambar jenazah, korban musibah, ataupun sejenisnya.

wallâhu a‘lam.

( sumber: nu. or. id | auleea. com )

Senin, 03 Juli 2017

WAJIB TAHU BAGI ANDA IBU RUMAH TANGGA Awas, Jangan Beli Jika Menemukan Tabung Gas Seperti Ini | Bantu Share !

WAJIB TAHU BAGI ANDA IBU RUMAH TANGGA Awas, Jangan Beli Jika Menemukan Tabung Gas Seperti Ini | Bantu Share ! 


Hal itu rupanya membuat sejumlah produsen nakal mencoba memanfaatkan peluang tersebut guna mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari masyarakat. Dengan cara mengurangi isinya dan menaipulasi agar isi terlihat penuh. WAJIB TAHU BAGI ANDA IBU RUMAH TANGGA Awas, Jangan Beli Jika Menemukan Tabung Gas Seperti Ini | Bantu Share ! Hal itu bisa dilihat dari postingan salah seorang pemilik akun sosial media Facebook bernama Weleri Neni Ra, dalam akunnya itu ia menjelaskan bagaimana seseorang yang tidak bertanggung jawab mencoba mencari keuntungan dari tabung gas 3 kg dengan cara mengurangi jumlah isi tabung gas lalu memanipulasi beratnya dengan cara menempelkan besi Balancer.

Berikut postingan status yang dibagikaan oleh pemilik akun Weleri Neni Ra itu. “Sekedar imformasi aja Lurr, klo beli gas 3 kg jgn di ambil tbung seperti yg sy tunjuk ini .krn besi yg di tempel itu tujuan nya untuk mengurangi berat gas.kadang ada jg yg sampai 3 tempelan besi.1 tempelan itu berat nya-+ 3/5 ons. (Posted by : Najwa Azzura pada 25 Maret 2015),” tulisnya dalam akunnya itu. Tidak hanya itu saja dalam akunnya itu ia juga mencoba membagikan informasi mengenai bagaimana besi Balancer tersebut mampu memanipulasi isi dari tabung tabung gas LPG 3 kg. Ia juga mencoba menjelasakan jika tabung dengan ciri-ciri sudah di tempeli besi berarti tabung tersebut sudah masuk bengkel tabung. “Sekedar Koreksi, besi yang ditempel itu namanya besi BALANCER, dan tabung yang ada balancer pasti udah pernah masuk

e retester/bengkel tabung, kenapa tabung dipasangi balancer, karena tabung kosong yang tanpa balancer itu bobotnya kurang, sehingga harus disesuaikan lagi, tabung kosong LPG 3kg itu beratnya 4,95kg-5,09kg… dipasangi balancer ketika tbaung itu dibawah 4.95kg…soal isi insya allah masih jaminan di angka 2,95kg-3,09kg,” tulisnya mencoba menjelaskan tujuan dari penempelan besi tersebut. Selain itu ia juga mencoba menjelaskan berat dari besi Belancer yang ditempelkan pada tabung gas LPG 3 kg itu. Ia juga berpesan hendaknya pengguna tabung gas LPG 3 kg lebih berhati-hati lagi ketika membeli tabung gas. Bahkan ia menyarankan jika perlu hendaknya menimbang tabung tersebut sebelum membelinya. “Koreksi lagi dari kata2 dipoto tersebut, bahwa setiap besi balancer itu BUKAN 3-5 ons, setiap besi balancer yang terpasang untuk menyesuaikan berat tabung dibatasi MAKSIMAL 150 gram. Setiap 1 plat beratnya 100gr. Teliti dulu sebelum membeli, kalau perlu ibu lakukan penimbangan sebelum membeli. Mohon maaf sedikit ralat, berat tabung kosong itu 4.95kg – 5.05kg. Untuk gas cepat habis atau tidak itu relatif ibu, bila penggunaan secara normal untuk memasak, rebus air dan lain sebagainya biasanya memang sekitar seminggu akan habis(dirumah saya seperti itu). Untuk berat isi tabung itu selalu diawasi dan dilakukan pengecekan. Toleransi berat isi tabung 2.95kg – 3.05kg. Terimakasih.(Comentar by : Muhammad Guruh pd 26 dan 27 Maret 2015),” imbunya. Postingan yang diunggah pada tanggal 28 April lalu itu telah mendapatkan tanda suka (Like) sebanyak 218 orang dan sudah dibagikan sebanyak 22 kali. Sejumlah pengguna Facebook lainnya yang membaca postingan akun tersebut banyak yang mengucapka terimakasih untuk informasi yang dibagikannya itu. “Mksi informasi nya min,” tulis pemilik akun Sifa Kawai. Komentar senada juga disampaikan oleh pemilik akun Sadad Kamaladad Septian “iya,makasih min…nambah wawasan kami…,” timpalnya. Berita tersebut juga telah diberitakan dalam situs resmi Dihub kota Dumai yang juga mencoba memperingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati lagi saat menukarkan kembali tabung gas LPG mereka agar tidak tertipu. Dalam postingan pada Selasa, 28 Juli 2015 – 09:10:16 WIB itu situs Dihub kota Dumai memerinya judul “Jika Anda Menemukan Tabung Gas Seperti Ini, Jangan BELI!!”. Sebarkan ke yang lain,agar tidak ada lagi yang tertipu dengan TABUNG GAS yang berkategori seperti diatas..


Sabtu, 01 Juli 2017

Andalkan Gojek Saat Mudik, Penumpang Tak Sengaja Baca Isi SMS Sang Pengemudi, Bikin Terharu!.....

Andalkan Gojek Saat Mudik, Penumpang Tak Sengaja Baca Isi SMS Sang Pengemudi, Bikin Terharu!



Momen Lebaran identik dengan budaya pulang kampung.
Orang-orang yang pergi merantau untuk bekerja, sekolah atau sekedar bepergian akan ramai-ramai kembali ke tempat asal.

Fasilitas transportasi yang semakin canggih membuat orang-orang tak kesulitan jika ingin pulang kampung.

Namun, ada yang unik dengan pengalaman seorang netizen saat ingin pulang ke rumahnya.
Netizen ini membagikan kisahnya melalui akun Instagram@dramaojo.id.
Semalam sebelum Lebaran, ia melakukan perjalanan dari Semarang ke Bintaro, Jakarta.
Pada saat tiba di stasiun, ia sengaja tak minta dijemput oleh anggota keluarganya.
Ia menganggap ia akan mudah mendapatkan transportasi umum dengan berbagai semakin canggihnya teknologi.

Akhirnya, netizen ini memutuskan untuk pulang menggunakan ojek online.
Saat driver Gojek sudah sampai, ia pun memberikan helm pada penumpangnya.
Pada saat itulah, hal tak terduga terjadi.
Penumpang ini tak sengaja melihat ke layar ponsel sang driver dan membaca pesan yang tertera,
Ternyata driver tersebut sedang mengirim pesan kepada anaknya.

"ADIK, MAAFIN BAPAK YA, BAPAK NGGAK JADI PULANG CEPET, INI BAPAK MASIH KERJA. NANTI BAPAK BELIIN KEMBANG API AJA YA."
Begitulah pesan yang tertulis untuk sang anak.

 Sang penumpang dibuat merinding usai membaca pesan tersebut.
Akhirnya, saat di tengah jalan, penumpang tersebut meminta sang driver berhenti di penjual kembang api.
Ia beralasan ingin membelikan kembang api untuk keponakannya.
Setelah membeli beberapa kembang api, penumpang ini pun melanjutkan perjalan pulang ke rumah.
Saat sampai di rumah ia pun memberikan kembang api tersebut pada sang driver.
"Kembang api ini buat anak bapak, maaf saya tadi nggak sengaja baca SMS bapak, semoga bisa menebus waktu yang bapak pake buat kerja ya pak," ucap penumpang tersebut.
Sang driver dibuat kaget hingga melongo usai menerima kembang api tersebut.
Penumpang ini juga mengatakan bahwa sang driver bahkan sempat berkaca-kaca.
Sang penumpang yang takut ikut menangis pun segera masuk ke rumah dan meninggalkan sang driver.
Unggahan ini menuai banyak komentar dari netizen.

@gaydaaaaaa.a: "Pls ini sedih bgt tumben amat gue nangis huaaa."
@prorivitaliano: "Kok sediiih min. Semoga rezekinya ditambah buat yg tetep kerja dimalam takbiran atau dihari lebaran. Amin."
@biiiiiawak: "Ya allah sediii, semoga driver maupun mb mb nya diberikan rezeki yg berlimpah aamiin."
Salut dengan netizen dan driver ojek ini, ya guys.
Sikap pekerja keras dan penuh simpati ini wajib banget dicontoh!

Jumat, 30 Juni 2017

Saat Polisi Ini Tahu Siapa Wanita Itu, Polisi Ini Langsung Hormat Seketika Setelah Mengetahui Pekerjaan Ibu Ini!! info islam

Saat Polisi Ini Tahu Siapa Wanita Itu, Polisi Ini Langsung Hormat Seketika Setelah Mengetahui Pekerjaan Ibu Ini!! 


Saat Polisi Ini Tahu Siapa Wanita Itu, Polisi Ini Langsung Hormat Seketika Setelah Mengetahui Pekerjaan Ibu Ini!! - Hallo Pembaca Setia Info Guna Masa Kini, Pada sharing info yang bermanfaat kali ini yang berjudul " Saat Polisi Ini Tahu Siapa Wanita Itu, Polisi Ini Langsung Hormat Seketika Setelah Mengetahui Pekerjaan Ibu Ini!! ", saya telah memberikan info terbaru dan yang sedang dibicarakan di jagat sosial media. Semoga isi postingan info yang saya tulis ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. okelah, ini dia infonya. Saat Polisi Ini Tahu Siapa Wanita Itu, Polisi Ini Langsung Hormat Seketika Setelah Mengetahui Pekerjaan Ibu Ini!!

Seorang wanita bernama Emily sedang memperbaharui SIM mobilnya kemudian ia ditanya oleh seorang petugas tentang pekerjaannya. Dia sangat kesal dan bingung untuk mengatakan identitasnya. Petugas pun mencoba menjelaskan, ”Maksud saya, apakah kamu memiliki pekerjaan, atau kamu hanyalah seorang…?” Wanita ini langsung memotong kalimat tersebut,”Tentu saja aku punya pekerjaan, aku seorang ibu!” Petugas tersebut menjelaskan,”Kami tidak menuliskan “ibu” sebagai pekerjaan, mungkin ibu rumah tangga bisa menjelaskannya.” 

Aku melupakan kejadian tersebut begitu saja sampai suatu hari aku menemukan kejadian yang sama di kantor kepolisian setempat. Aku sedang berbicara dengan seorang petugas yang kelihatannya sangat intelek dan berkedudukan tinggi. Petugas ini bertanya, “Apa pekerjaanmu?” Aku bingung sejenak, namun semua itu terjawab dengan sendirinya. “Aku adalah seorang peneliti di bidang pertumbuhan anak-anak dan hubungan manusia.” Petugas tersebut kaget dengan jawabannya, kemudian memandangku seolah-olah ia salah mendengar. Petugas tersebut mengulang kembali pertanyaannya secara perlahan untuk memastikan aku mendengarnya dengan jelas. “Bolehkah saya menanyakan, apa yang anda lakukan di dalam lapangan penelitian anda?” Tanya petugas tersebut kembali Dengan sangat santai aku sendiri bingung semua jawaban ini terlontar dari mulutku. “Aku melakukan sebuah penelitian di laboratorium dan di lapangan. Aku bekerja untuk tuanku dan aku telah memiliki 4 kredit. Tentu saja pekerjaanku sangat berkaitan erat dengan kemanusiaan dan aku sering bekerja 14 jam sehari. Namun pekerjaan ini sangat menantang bahkan melebihi karir atau uang.” Aku melihat petugas tersebut berubah menjadi sangat hormat padaku dan mengantarku ke pintu keluar. Ketika aku sampai di rumah, aku disambut oleh ketiga asisten labku yang berusia 10 tahun, 7 tahun dan 3 tahun. Di lantai atas, aku bisa mendengar model eksperimen terbaru kami yang berusia 6 bulan di dalam penelitian pertumbuhan anak ini yang sedang mencoba suara barunya. Tiba-tiba aku merasa menang akan birokrasi. Aku pergi kepada tempat resmi dan dicatat sebagai orang dengan pekerjaan lebih terhormat dan tentunya sangat diperlukan umat manusia, “seorang ibu”. sumber : cerpen.co.id 

Ini Dasar Ilmiahnya Kenapa Posisi Kepala Tempat Tidur tak Boleh Menghadap ke Barat!!! | info harian

Ini Dasar Ilmiahnya Kenapa Posisi Kepala Tempat Tidur tak Boleh Menghadap ke Barat!!!


Tempat tidur memainkan peran yang tak kecil dalam kehidupan manusia, karena salah satu hal yang tak dapat diabaikan dalam kehidupan, yakni istirahat tidur berlangsung di sini setelah seharian berkativitas.

Apakah Anda pernah mendengar adanya pantangan untuk posisi kepala ranjang menghadap ke arah barat? Konon katanya, kalau ranjang posisi kepala menghadap ke barat akan menyebabkan orang yang tidur sering mengalami mimpi buruk atau bahkan sakit-sakitan.

Lho ! Mengapa begitu ? Apa dasar ilmiahnya ?



Bumi dalam perputaran mengelilingi Matahari pun berputar sendiri dari arah barat menuju timur. Dengan demikian maka ranjang yang berkepala menghadap ke arah barat akan membuat orang yang tidur di atasnya berada dalam posisi melawan arah perputaran Bumi bukan ! Oleh sebab itu orang yang tidur di atasnya akan menerima lebih sedikit energi yang dibutuhkan untuk memulihkan kondisi tubuh melalui tidur bila dibandingan dengan orang yang tidur di atas ranjang yang kepalanya tak menghadap ke arah barat.

Akan sama halnya dengan kita yang duduk dalam mobil dengan duduk menghadap arah belakang kendaraan. Kita akan merasa lebih lelah, pusing, bahkan rasa mual karena tubuh kita harus mengeluarkan ekstra energi 
untuk mengimbangi gerakan relatif dari konsumsi energi kinetik.

Gejala apa yang timbul pada orang yang dalam jangka panjang tidur di atas ranjang posisi kepala menghadap ke arah Barat ?

1. Kelopak mata akan menghitam karena proses pemulihan energi melalui istirahat tidur terganggu, menyebabkan supply and demand energi tak seimbang. Lambat laun akan muncul melalui perubahan warna kelopak matanya.

2, Kurang kesabaran. Pertengkaran mulut antara


suami istri makin sering terjadi. Karena keduanya sama-sama terkena kekurangan energi dalam jangka waktu lama sehingga sama-sama berhawa nafsu marah tinggi akibat akumulasi detoksifikasi yang menurun dalam jangka panjang.

3, Pertumbuhan badan anak melambat. Penelitian telah membuktikan bahwa kualitas tidur yang baik dapat membantu pertumbuhan badan anak. Sama halnya dengan melawan rotasi Bumi memaksa badan mengeluarkan suatu ekstra energi untuk mengimbangi gerakan relatif dari konsumsi energi kinetik. Karena pertumbuhan tinggi badan terganggu maka anak jadi lebih pendek.

4, Sering bermimpi buruk. Seperti beradu jotos dengan orang lain, bertengkar mulut, dikejar-kejar pembunuh dan lainnya. Sewaktu badan kita letih, saat emosi tak mampu dilampiaskan, fenomena ini akan lebih sering muncul. Biasanya ada hubungannya dengan posisi ranjang. Badan Anda telah mengingatkan bahwa supply and demand energi sudah tak imbang.!

5, Bangun pagi mata melihat ‘nyamuk-nyamuk beterbangan’(berkunagn-kunang). Ini disebabkan karena jam tidur yang sangat berkurang dan tanda-tanda bagian tertentu dari tubuh sudah mulai sakit.
Berapa lama gejala-gejala muncul pada mereka yang tidur di atas ranjang dalam posisi itu ?

Berbeda satu dengan lainnya tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing orang, karena gejala menurunnya kondisi fisik akibat kualitas tidur tak tampak seketika tetapi melalui akumulasi waktu yang panjang. Bagi orang yang kondisi fisiknya lemah, gejala itu sudah mulai muncul dalam 3 bulan, namun ada yang baru terasa setelah 2 tahun.

Apakah semua orang tak boleh tidur dengan ranjang berkepala menghadap arah barat ?
tak, apalagi kalau Anda termasuk orang yang kerjanya lambat atau yang dipanggil ‘lelet’. Boleh mencoba meskipun tak dianjurkan dalam waktu lama demi kesehatan. Satu keadaan lagi yakni, bila Anda seorang yang berpikir untuk mengurangi ketergantungan pada keduniawian maka Anda juga boleh mncobanya, siapa tahu kesadaran akan krisis bisa muncul mengancam.

Lalu bagaimana jika posisi kepala ranjang sudah menghadap ke arah barat ?
Tentu cara yang paling mudah adalah merubah posisi ranjangnya. Bila itu tak dimungkinkan, cobalah dengan mengubah posisi tidur agar tak lagi melawan rotasi Bumi.

[tribunsalam]

Kamis, 29 Juni 2017

BETAPA DAHSYATNYA DOA DARI SEORANG IBU...MARI BAGIKAN BIAR SEMUA TAHU, yang sayang IBU jangan LUPA di LIKE dan SHARE...

BETAPA DAHSYATNYA DOA DARI SEORANG IBU...MARI BAGIKAN BIAR SEMUA TAHU, yang sayang IBU jangan LUPA di LIKE dan SHARE...

 

Inilah kedahsyatan dibalik doa orang tua yang setiap hari dipanjatkan, inilah kisah inspiratif, semoga bermanfaat amin. Alkisah pada masa Rasulullah, ada seorang sahabat yang bernama Al Qomah. Kawan baik alim ini dikenal sangat patuh dalam menjalankan ibadah khususnya sholat. Setiap Rasulullah sholat tentu beliau selalu jadi makmum dibelakangnya. Tetapi malang, menjelang akhir hidupnya, Al Qomah mengalami cobaan berat. Disaat-saat sakaratul maut, lidahnya begitu berat untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, walau berkali-kali Rasulullah menuntunnya. Sehingga akhirnya Rasulullah memanggil istri Al qomah serta menanyakan keberadaan ibu Al Qomah. Ternyata ibu al Qomah masih hidup serta tinggal di satu kota. Dengan segera Rasulullah mendatangi serta menemui ibu Al Qomah.
Rasulullah menceritakan bagaimana kondisi Al Qomah. Ibu itu tak menunjukkan reaksi apa pun bahkan menyumpahinya. Setelah Rasulullah berdialog dengan ibu Al Qomah, barulah beliau memahami ternyata ibu itu memiliki sakit hati pada putranya. Setelah berkeluarga, Al Qomah tidak lagi memperhatikan hak-hak ibunya. Dengan bujukan Rasulallah, akhirnya hati ibu itu luluh juga serta memaafkan putranya. Dengan ketulusan hati ibunya memaafkan kesalahannya, akhirnya Al qomah bisa mengucapkan dua kalimat syahadat serta meninggal dunia dengan khusnul khotimah.
Subhanallah……kisah diatas yaitu pelajaran dan hikmah yang sangat berharga untuk kita sebagai seorang anak untuk lebih berhati-hati dalam menjaga hubungan kita dengan orang tua kita khususnya ibu kita. Kesalahan sekecil apapun menurut pandangan kita ternyata bisa berdampak besar untuk diri kita saat ibu kita tak ridho pada apa yang kita perbuat.
Kisah itu juga menunjukkan begitu dalamnya kasih seorang ibu. Dengan alasan apa pun, jauh dilubuk  hatinya yang paling dalam tak ada kata benci pada anaknya sekalipun seorang ibu terdholimi oleh perilaku anaknya.


Dalam bebrapa kisah yang lain, baik kisah nyata ataupun dongeng, kedasyatan doa seorang ibu dapat mengalahkan urusan apapun di dunia ini. Karena dalam keridhoan seorang ibu pada anaknya sudah pasti ada ridho Allah. Bahkan keridhoan Allah pada orang yang memuliakan ibunya tak pernah mendatangkan kerugian, malahan bakal membuahkan keberuntungan baik di dunia maupun diakhirat.
Kisah pemuda yang hidup didalam kubah terbuat dari batu permata di dasar samudra pada jaman Nabi Sulaiman (baca cerita ba’da isya’) yaitu bukti


bahwa Allah memberikan kenikmatan yang luar biasa pada anak yang berbakti pada ibunya. Tidak ada doa yang tidak dikabulkan oleh Allah dari seorang ibu yang ridho pada anaknya. Dengan kata lain doanya seorang ibu sangat “manjur” serta bakal menentukan hari esok anaknya.
 AMAL TERBAIK DALAM HABLUMMINANNAS
Begitu urgennya perkara ini (berbakti pada orang tua), dalam Al Qur’an surat Al Baqarah : 83 perintah ihsan (baik) pada orang tua mendiami posisi kedua sesudah perintah beribadah pada Allah atau larangan mempersekutukan Allah. Bahkan juga Allah meletakkan perintah terima kasih pada orang tua sesudah terima kasih pada Allah (QS. Luqman : 14).
Tingginya kedudukan berbakti pada orang tua menyebabkan durhaka pada orang tua termasuk dalam dosa besar kedua setelah syirik (HR. Bukhari serta Muslim)
Pembaca yang budiman, siapapun serta apa pun jabatan kita saat ini apakah kita seorang pengusaha sukses, pejabat tinggi, direktur,entertainment dll, status kita sebagai seorang anak tidak akan pernah berubah dimata ibu kita. Dibalik kebesaran diri kita, kita tetaplah sebagai seorang anak yang sampai kapanpun membutuhkan seorang ibu. Sadar ataupun tak sadar, jadi apa kita saat ini yaitu karena peran, hasil ikhtiar serta doa orang tua kita dalam membesarkan, mengasuh serta mendidik kita selama ini.
Kesuksesan kita jadi seorang pribadi unggul adalah kerja keras orang tua kita dalam cetak diri kita. Tanpa tekad dan semangat orang tua dalam membina anak-anaknya, kita ini tak memiliki arti apa pun dihadapan manusia maupun Allah.
Pengorbanan orang tua tidak akan pernah sebanding dengan pengorbanan yang kita lakukan untuk mereka. Sebesar apa pun harta yang kita keluarkan, akan tidak pernah dapat menggantikan cucuran keringat serta kelelahan orangtua kita.
Begitu naifnya, kesibukan kita pada berbagai urusan kerap menyebabkan kita tak dapat jadi pelayan yang terbaik buat orang tua kita, khususnya dihari-hari tuanya, meskipun sebenarnya selama ini mereka selalu siap melayani kita kapanpun, disaat longgar ataupun sempit, sulit maupun suka.

Yang lebih mengagumkan, dihari tuanya itu dimana tiada harta serta tenaga yang besar, mereka tak pernah berhenti untuk mendukung kesuksesan kita lewat doa-doanya, sesaat kita terkadang lupa untuk mendoakannya, kita bahkan juga terburu-buru beranjak untuk segera mengerjakan pekerjaan kita setelah menunaikan ibadah sholat. Astagfirullahaladzim….. Ya Allah… ampunilah kami yang sudah mendholimi ibu serta ayah kami…

[tribunsalam]

Subhanallah… Apakah Benar ini Foto Telapak Kaki, dan Kuburan Nabi Adam.. Bikin Merinding Melihatnya…Inilah

Subhanallah… Apakah Benar ini Foto Telapak Kaki, dan Kuburan Nabi Adam.. Bikin Merinding Melihatnya…

 

Subhanallah… Apakah Benar ini Foto Telapak Kaki, dan Kuburan Nabi Adam.. Bikin Merinding Melihatnya…
Nabi Adam, dan misteri telapak kaki 200 juta tahun yang lalu? Di dekat kota Mpaluzi (Afrika Selatan) ditemukan telapak kaki manusia, yang berukuran panjang sekitar 4 feet (121,92 cm).
Kehebohan itu, semakin berlajut setelah mengetahui umur dari telapak kaki tersebut, yang diperkirakan telah berusia sekitar 200 juta tahun yang lalu.


Makam Nabi Adam As. di Jordan
Era Mesozoikum
Berdasarkan ilmu geologi, masa 200 juta tahun yang lalu disebut era Mesozoikum (65 juta – 251 juta tahun yang lalu).

Era Mesozoikum ditandai dengan aktivitas tektonik, iklim, dan evolusi. Benua-benua secara perlahan mengalami pergeseran dari saling menyatu satu sama lain menjadi seperti keadaannya saat ini.

Pergeseran ini menimbulkan spesiasi dan berbagai perkembangan evolusi penting lainnya. Iklim hangat yang terjadi sepanjang periode juga memegang peranan penting bagi evolusi dan diversifikasi spesies hewan baru. Pada akhir zaman ini, dasar-dasar kehidupan modern terbentuk. Pada akhir era Mesozoikum, bumi mulai dihuni makhluk-makhluk mamalia.


Jejak Kaki Nabi Adam?
Muncul berbagai spekulasi atas penemuan jejak kaki di Afrika Selatan ini. Mungkinkah jejak tersebut adalah jejak Nabi Adam, yang disebut-sebut di dalam Al Qur’an sebagai manusia pertama.

Untuk menjawab itu, kita bisa memulai dengan mengetahui berapa sesungguhnya tinggi manusia, yang jejaknya di temukan di Afrika Selatan itu.

Berdasarkan penelitian, ukuran telapak kaki manusia, secara normal adalah 15% dari ukuran tingginya. Dengan berdasarkan penelitian ini, bisa kita ambil kesimpulan, tinggi manusia 200 juta tahun tersebut sekitar 812,8 cm atau 8,128 m.

Hasil ini memberi bukti, jejak kaki ini bukanlah jejak kaki manusia generasi Nabi Adam. Hal ini dikarenakan berdasarkan hadits, tinggi Nabi Adam lebih dari 8 meter.

Nabi Adam memiliki tinggi 60 Hasta (Hadits Bukhari Vol.IV No.543) Dimana 60 Hasta = 90 Kaki = 30 Meter.

Telapak


kaki Nabi Adam di Afrika Selatan Misteri Jejak Kaki
Misteri jejak kaki di Afrika Selatan ini, bisa memunculkan beberapa kemungkinan:

1. Jejak kaki tersebut, adalah jejak kaki Bangsa Nisnas, yang merupakan makhluk berakal sebelum era Nabi Adam di Bumi. Keberadaan makhluk ini dikarenakan bumi sendiri, masih belum siap ditinggali manusia.

2. Jejak kaki tersebut, adalah jejak kaki bani Adam. Muncul pertanyaan, bagaimana tinggi generasi Nabi Adam yang 30 meter, ketika di bumi berubah menjadi 8 meter?

Yang mendukung teori ini, akan ber-dalil bahwa Tinggi Adam 30 meter itu, adalah ukuran tubuhnya ketika di Jannah. Sementara ketika diturunkan di bumi, struktur tubuhnya beradabtasi dengan keadaan asmosfir dan gravitasi bumi.

Dan ketika Bani Adam, hidup di Surga, maka tubuh manusia akan dimodifikasi ke bentuk awalnya, yaitu setinggi 60 hasta.

Replika jubah Nabi Adam di Arab Saudi

Sebagaimana Hadits:

“Sesungguhnya rombongan pertama yang masuk surga seperti rembulan yang bersinar di malam purnama, kemudian rombongan berikutnya seperti bintang yang paling terang di langit, mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak membuang ludah, tidak beringus….istri-istri mereka adalah para bidadari, mereka semua dalam satu perangai, rupa mereka semua seperti rupa ayah mereka Nabi Adam, yang tingginya 60 hasta menjulang ke langit.” (HR. Al-Bukhari 3327)

3. Bagi yang meyakini, bumi lebih dari satu akan berpendapat, jejak kaki itu adalah Bani Adam, yaitu merupakan keturunan dari Adam yang berada di bumi yang lain.

Dan jarak antara Bani Adam itu, dengan Nabi Adam, sangat lama mungkin mencapai miliaran tahun. Jadi wajar jika kemudian, manusia yang menjadi penghuni bumi yang ada di tata surya kita ini, memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi.

Adapun dalil, yang mereka gunakan adalah pendapat dari Ibnu Abbas RA.

Di riwayatkan oleh Al Hakim di Mustadrok (3781) dan darinya Al Baihaqi di Asma was Shifat (831)

Telah bercerita kepada kami Ahmad bin Ya’qub Atsaqofi, bercerita kepada kami ‘Ubaid bin Ghonaam An Nakho’i menceritakan kepada kami ‘Ali bin Hakiim, bercerita kepada kami Syariik, dari ‘Atho bin Saaib, dari Abi Dhuha, dari Ibnu Abbas bahwa dia berkata:

Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.) beliau berkata: tujuh buah bumi, pada setiap bumi nabi seperti nabi kalian, dan Adam seperti Adam, Nuh seperti Nuh, Ibrohiim seperti Ibrohiim, ‘Isa seperti ‘Isa.



4. Ada juga pendapat yang mempercayai jejak kaki tersebut hanyalah rekayasa belaka, atau paling banter hanya jejak hewan purbakala yang mirip dengan telapak kaki manusia.

Kelompok ini lebih percaya kepada hasil penelitian ahli purbakala yang meng-indikasikan kemunculan manusia modern, terjadi pada sekitar 200.000 tahun yang lalu. Selain itu, pendapat para ahli purbakala ini, juga didukung dari hasil penyelusuran DNA, yang menyimpulkan ibu dari seluruh manusia yang ada sekarang, berasal dari masa sekitar 145.000 tahun yang silam.

Dalam masalah manusia raksasa, mereka meyakini hanyalah bentuk dari pengecualian belaka, dan menurut mereka dari masa 200.000 tahun yang silam, sampai sekarang, tinggi manusia tidaklah berubah secara signifikan, sebagaimana temuan ahli purbakala.

Berkenaan dengan hadits Rasulullah, tentang Nabi Adam yang memiliki tinggi 30 meter, menurut mereka adalah bentuk tubuh manusia nanti apabila di surga, jadi tidak ada kaitannya dengan kehidupan manusia di dunia fana. Wallahu a’lamu bishshawab.