Tampilkan postingan dengan label KIAMAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIAMAT. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Juni 2017

Jangan Sampai Terjadi, Begini Jika Orang Tua Sudah Berdoa Jelek Kepada Anaknya, Terutama Ibu Mohon Maaf

Jangan Sampai Terjadi, Begini Jika Orang Tua Sudah Berdoa Jelek Kepada Anaknya, Terutama Ibu!


Jangan Sampai Terjadi, Begini Jika Orang Tua Sudah Berdoa Jelek Kepada Anaknya, Terutama Ibu! - Hallo Pembaca Setia Info Guna Masa Kini, Pada sharing info yang bermanfaat kali ini yang berjudul " Jangan Sampai Terjadi, Begini Jika Orang Tua Sudah Berdoa Jelek Kepada Anaknya, Terutama Ibu! ", saya telah memberikan info terbaru dan yang sedang dibicarakan di jagat sosial media. Semoga isi postingan info yang saya tulis ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. okelah, ini dia infonya. Jangan Sampai Terjadi, Begini Jika Orang Tua Sudah Berdoa Jelek Kepada Anaknya, Terutama Ibu! 

Inilah dampak mengerikan ketika orang tua mendoakan yang jelek kepada anaknya. Bisa-bisa sampai seperti ini lho bunda, jadi harus berhati-hati! Islam melarang orangtua melaknat anak-anak mereka, bukan hanya itu kitapun dilarang menyumpahi diri kita sendiri ketika kita marah karena sesungguhnya kita tidak mengetahui kapan saatnya perkataan ataupun doa (baik maupun buruk) yang kita ucapkan akan di kabulkan. Dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu anhu, dia menceritakan bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam telah bersabda: 

''Janganlah kalian menyumpahi diri kalian, dan jangan pula menyumpahi anak-anak kalian dan harta kalian, kalian tidak mengetahui saat permintaan (doa) dikabulkan sehingga Allah akan mengabulkan sumpah itu'' (HR.Muslim) Hadits diatas menjelaskan bahwa ada waktu-waktu baik yang didalamnya akan dikabulkan doa, karena itu hadits ini melarang kita untuk menyumpahi diri, putera-puteri kita, dan harta kekayaan kita, supaya sumpah itu tidak bertepatan dengan waktu pengabulan doa sehingga selamat dari bahaya. Tetapi sayangnya sebagaimana penjelasan tersebut, yang mana masih banyak dari para ibu yang melaknat dan menyumpahi anak-anak mereka. Mereka beralasan bahwa sebenarnya mereka tidak bermaksud demikian. Padahal sebagaimana kita ketahui alasan tersebut tidak dapat diterima karena larangannya telah jelas dan tegas. Oleh karena itulah, ini adalah pelajaran bagi setiap orang tua, karena doa yang kalian ucapkan sangatlah ajaib jika ditujukan kepada anak-anak kalian sendiri. Jika memang orang tua ingin anaknya menjadi shaleh dan baik, maka doakanlah mereka menjadi seperti itu karena doa orang tua mudah diijabahi. Akan tetapi ingatlah bahwa ketika kita sebagai orang tua mendoakan jelek kepada anak, maka itu pun akan terkabul. Sehngga ortu haruslah berhati-hati ketika mendoakan anak. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, َم ْظلُوِم ِر َو َد ْعَوةُ الْ ُم َسافِ َواِلِد َو َد ْعَوةُ الْ َجابَا ٌت لاَ َش َّك فِی ِھ َّن َد ْعَوةُ الْ ثَلاَ ُث َد َعَوا ٍت ُم ْستَ “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan). Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ِر ُم َسافِ َواِلِد ، َو َد ْعَوةُ ال َّصائِِم َو َد ْعَوةُ الْ َر ُّد َد ْعَوةُ الْ ثَلاَ ُث َد َعَوا ٍت لاَ تُ “Tidak doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 1797). Dalam dua hadits ini disebutkan umum, artinya mencakup doa orang tua yang berisi kebaikan atau kejelekan pada anaknya. Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ِدِه َولَ َواِلِد ِل ِر َو َد ْعَوةُ الْ ُم َسافِ َم ْظلُوِم َو َد ْعَوةُ الْ ُھ َّن لاَ َش َّك فِی ِھ َّن َد ْعَوةُ الْ َجا ُب لَ ثَلاَ ُث َد َعَوا ٍت یُ ْستَ “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah no. 3862. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Riwayat ini menyebutkan bahwa doa baik orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab. Muhammad bin Isma’il Al Bukhari membawakan dalam kitab Al Adabul Mufrod beberapa riwayat mengenai doa orang tua. Di antara riwayat tersbeut, Abu Hurairah berkata, ”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ِد ِھ َما َى َولَ َواِل َدْی ِن َعل ِر َو َد ْعَوةُ الْ ُم َسافِ ْوِم َو َد ْعَوةُ الْ َم ْظلُ ُھ َّن لاَ َش َّك فِ ْی ِھ َّن َد ْعَوةُ الْ َجابَا ٌت لَ ثَلاَ ُث َد َعَوا ٍت ُم ْستَ “Ada tiga jenis doa yang mustajab (terkabul), tidak diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bepergian dan doa kejelekan kedua orang tua kepada anaknya.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod no. 32. Dikatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Adabul Mufrod no. 24). Hadits ini menunjukkan bahwa doa jelek orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab. Hal itu dibuktikan dalam kisah Juraij berikut ini. Kisah ini menunjukkan bahwa doa jelek ibunya pada Juraij terkabul. Kisah ini dibawakan pula oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod. Abu Hurairah berkata, ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, َّن ُج َرْی ًجا َكا َن “ قِ ْی َل: یَا نَبِ َّي ِالله! َو َما َصا ِح ُب ُج َرْیجٍ؟ قَا َل: ”فَإِ ] َو َصا ِح ُب ُجِرْیجٍ مَ ِعْی َسى ْب ُن َمْریَمَ َصلَّى اللهُ َعلَ ْی ِھ [َو َسلَّ ِلاَّ ْو ٌد ِم َن النَّا ِس فِي َمْھٍد إ مَ َمْولُ َما تَ َكلَّ ُّمھُ یَ ْو ًمٍا فَقَالَ ْت: یَا ُ تَ ْت أ لَى ال َّرا ِعي، فَأَ ِ قَ ْریَ ِة تَ ْختَِل ُف إ ْھ ِل الْ ةٌ ِم ْن أَ ِل َصْو َمعَتِ ِھ، َو َكانَ ْت اِ ْمَرأَ ْسفَ لَى أَ ِ ِوي إ ْ ٍر یَأ ٍة لَھُ، َو َكا َن َرا ِع ُي بَقَ فِي َصْو َمعَ َرا ِھباً َر ُجل ى ِّمي َو َصلاَتِي؟ فَ ُ انِیَةَ، فَقَا َل فِي نَ ْف ِس ِھ: أ َّم َص َر َخ ْت بِ ِھ الثَّ َر َصلاَتَھُ، ثُ َرأَى أَ ْن یُ ْؤثِ ِّمي َو َصلاَتِي؟ فَ ُ ِي – أ ِى، فَقَا َل فِي نَ ْف ِس ِھ – َو ُھَو یُ َصلّ ُج َرْی ُج! َو ُھَو یُ ّصلّ َماتَ َك اللهُ یَا ُج َرْی ُج! َحت َّى تَْن ُظ َر فِي َو ْج ِھ ْم یُ ِجْب َھا قَالَ ْت: لاَ أَ َّما لَ َر َصلاَتَھُ. فَلَ َرأَى أَ ْن یُ ْؤثِ ِّمي َو َصلاَتِي؟ فَ ُ اِلثَةَ فَقَا َل: أ َّم َص َر َخ ْت بِ ِھ الثَ َر َصلاَتَھُ. ثُ أَ ْن یُ ْؤثِ َصا ِح ُب ال َّصْو َمعَ ِة؟ قَالَ ْت: نَعَ ْم. قَا َل: اِ ْھ َدُموا َصْو َمعَتَھُ . قَا َل: أَ َد ْت[1 .[فَقَا َل: ِمَّم ْن؟ قَالَ ْت: ِم ْن ُج َرْیجٍ َولَ ةِ َمْرأَ َك الْ َمِل ُك بِتِلْ َي الْ تِ َّم اْن َص َرفَ ْت فَأُ ال ُمْو ِم َسا ِت. ثُ لَ ْی ِھ ِ َرآ ُھ َّن فَتَبَ َّسمَ، َو ُھ َّن یَ ْن ُظ ْر َن إ ُمْو ِم َسا ِت، فَ َمَّر بِ ِھ َعلَى الْ َق بِ ِھ، فَ َّم اْن َطلَ لَى ُعنُِق ِھ بِ َحْب ٍل؛ ثُ ِ ْوا یَ َدهُ إ لُ َجعَ ْت. فَ ْو ِس، َحت َّى َوقَعَ فُئُ َض َربُ ْوا َصْو َمعَتَھُ بِالْ ْونِي بِ ِھ، فَ تُ ْ َوأ ْوا: َھ َذا فِي ْی َن َھ َذا ال َّصِغْی ُر؟ قَالُ َد َھا ِمْن َك. قَا َل: أَْن ِت تَ ْز َعِمْی َن؟ قَالَ ْت: نَعَ ْم. قَا َل: أَ َّن َولَ َمِل ُك: َما تَ ْز ُع ُم َھِذِه؟ قَا َل: َما تَ ْز ُع ُم؟ قَا َل: تَ ْز ُع ُم أَ فِي النَّا ِس. فَقَا َل الْ َھا؟ قَا َل: لُ َما نَ ْجعَ ُل َصْو َمعَتَ َك ِم ْن َذ َھ ٍب؟ قَا َل: لاَ. قَا َل: ِم ْن فِ َّض ٍة؟ قَا َل: لاَ. قَا َل: فَ نَ ْجعَ َمِل ُك: أَ ِر. قَا َل الْ بَقَ بُ ْو َك؟ قَا َل: َرا ِعي الْ بَ َل َعلَ ْی ِھ. فَقَا َل: َم ْن أَ قْ ُح ْجِر َھا، فَأَ َّم أَ ْخبَ َر ُھ ْم ِّمي، ثُ ُ ْد َر َكتْنِى َد ْعَوةُ أ تُھُ، أَ َع َرفْ ْمراً ِذي تَبَ َّس ْم َت؟ قَا َل: أَ َما الَّ َر ُّدْو َھا َكَما َكانَ ْت. قَا َل: فَ 

“Tidak ada bayi yang dapat berbicara dalam buaian kecuali Isa bin Maryam dan Juraij” Lalu ada yang bertanya, ”Wahai Rasulullah siapakah Juraij?”. Beliau lalu bersabda, ”Juraij adalah seorang rahib yang berdiam diri pada rumah peribadatannya (yang terletak di dataran tinggi/gunung). Terdapat seorang penggembala yang menggembalakan sapinya di lereng gunung tempat peribadatannya dan seorang wanita dari suatu desa menemui penggembala itu (untuk berbuat mesum dengannya). (Suatu ketika) datanglah ibu Juraij dan memanggilnya ketika ia sedang melaksanakan shalat, ”Wahai Juraij.” Juraij lalu bertanya dalam hatinya, ”Apakah aku harus memenuhi panggilan ibuku atau meneruskan shalatku?” Rupanya dia mengutamakan shalatnya. Ibunya lalu memanggil untuk yang kedua kalinya. Juraij kembali bertanya di dalam hati, ”Ibuku atau shalatku?” Rupanya dia mengutamakan shalatnya. Ibunya memanggil untuk kali ketiga. Juraij bertanya lagi dalam hatinya, ”lbuku atau shalatku?” Rupanya dia tetap mengutamakan shalatnya. Ketika sudah tidak menjawab panggilan, ibunya berkata, “Semoga Allah tidak mewafatkanmu, wahai Juraij sampai wajahmu dipertontonkan di depan para pelacur?”[2] Lalu ibunya pun pergi meninggalkannya.[3] Wanita yang menemui penggembala tadi dibawa menghadap raja dalam keadaan telah melahirkan seorang anak[4]. Raja itu bertanya kepada wanita tersebut, ”Hasil dari (hubungan dengan) siapa (anak ini)?” “Dari Juraij?”, jawab wanita itu. Raja lalu bertanya lagi, “Apakah dia yang tinggal di tempat peribadatan itu?” “Benar”, jawab wanita itu. Raja berkata, ”Hancurkan rumah peribadatannya dan bawa dia kemari.” Orang-orang lalu menghancurkan tempat peribadatannya dengan kapak sampai rata dan mengikatkan tangannya di lehernya dengan tali lalu membawanya menghadap raja. Di tengah perjalanan Juraij dilewatkan di hadapan para pelacur.[5] Ketika melihatnya Juraij tersenyum dan para pelacur tersebut melihat Juraij yang berada di antara manusia. Raja lalu bertanya padanya, “Siapa ini menurutmu?”. Juraij balik bertanya, “Siapa yang engkau maksud?” Raja berkata, “Dia (wanita tadi) berkata bahwa anaknya adalah hasil hubungan denganmu.” Juraij bertanya, “Apakah engkau telah berkata begitu?” “Benar”, jawab wanita itu. Juraij lalu bertanya, ”Di mana bayi itu?” Orang-orang lalu menjawab, “(Itu) di pangkuan (ibu)nya.” Juraij lalu menemuinya dan bertanya pada bayi itu, ”Siapa ayahmu?” Bayi itu menjawab, “Ayahku si penggembala sapi.” Kontan sang raja berkata, “Apakah perlu kami bangun kembali rumah ibadahmu dengan bahan dari emas.” Juraij menjawab, “Tidak perlu”. “Ataukah dari perak?” lanjut sang raja. “Jangan”, jawab Juraij. “Lalu dari apa kami akan bangun rumah ibadahmu?”, tanya sang raja. Juraij menjawab, “Bangunlah seperti semula.” Raja lalu bertanya, “Mengapa engkau tersenyum?” Juraij menjawab, “(Saya tertawa) karena suatu perkara yang telah aku ketahui, yaitu terkabulnya do’a ibuku terhadap diriku.” Kemudian Juraij pun memberitahukan hal itu kepada mereka.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod no. 33. Dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Adabul Mufrod no. 25). Lihat [Bukhari: 60-Kitab Al Anbiyaa, 48-Bab ”Wadzkur fil kitabi Maryam”. Muslim: 45-Kitab Al Birr wash Shilah wal Adab, hal. 7-8] Maka sungguh amat bahaya jika keluar dari lisan orang tua doa jelek pada anaknya sendiri karena doa seperti itu bisa terkabul sebagaimana dapat kita lihat dalam kisah Juraij diatas. Yang terbaik, hendaklah orang tua mendoakan anaknya dalam kebaikan dan moga anaknya menjadi sholeh serta berada di jalan yang lurus. Ketika marah karena kenakalan anaknya, hendaklah amarah tersebut ditahan. Ingatlah sekali lagi bahwa di saat marah lalu keluar doa jelek dari lisan ortu, maka bisa jadi doa jelek itu terwujud. Hendaklah orang tua mencontoh para nabi dan orang sholeh yang selalu mendoakan kebaikan pada anak keturunannya. Lihatlah contoh Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam di mana beliau berdoa, َوتَقَبَّ ْل ُد َعاء ِّریَّتِي َربَّنَا َو ِمن ذُ ال َّصلاَةِ نِي ُمِقیمَ لْ َر ِّب ا ْجعَ 

/1/2017 Jangan Sampai Terjadi, Begini Jika Orang Tua Sudah Berdoa Jelek Kepada Anaknya, Terutama Ibu! http://infogunamasakini.blogspot.co.id/2017/06/jangan-sampai-terjadi-begini-jika-orang.html 4/6 “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40) ْصنَامَ ْعبُ َد الأَ َّي أَن نَّ َوا ْجنُْبنِي َوبَنِ َد آ ِمنًا بَلَ ْل َھ َذا الْ َر ِّب ا ْجعَ “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrahim: 35) Lihatlah sifat ‘ibadurrahman (hamba Allah) yang berdoa, ِ َما ًما ِقی َن إ ُمتَّ نَا ِللْ لْ ْعیُ ٍن َوا ْجعَ َّرةَ أَ ِّریَّاتِنَا قُ َوذُ نَا ِم ْن أَ ْزَوا ِجنَا ِذی َن یَقُولُو َن َربَّنَا َھ ْب لَ َوالَّ “Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqan: 74)
Moga Allah memperkenankan doa kita sebagai orang tua yang berisi kebaikan kepada anak-anak kita. Moga anak-anak kita berada dalam kebaikan dan terus berada dalam bimbingan Allah di jalan yang lurus. Jika kita sebagai anak, janganlah sampai durhaka pada orang tua. Banyak-banyaklah berbuat baik pada mereka, sehingga kita pun akan didoakan oleh bapak dan ibu kita. [1] Maksudnya berasal dari perzinahan. [2] Inilah doa jelek dari Ibu Juraij. [3] Shalat yang dilakukan Juraij bukanlah shalat wajib. Sedangkan memenuhi panggilan orang tua itu wajib. Maka ini menunjukkan kelirunya Juraij yang tidak mau memenuhi panggilan ibunya karena perkara wajib tentu saja mesti didahulukan. [4] Yaitu anak dari hasil zina. [5] Ini menunjukkan doa jelek ibu Juraij terkabul. Maka dari itu, ingatlah bahwa kita sebagai seorang anak jika Allah SWT selalu memperhatikan kita. Sehingga jangan sampai kita melakukan kesalahan apalagi kepada kedua orang tua, dan malah menjadikan sebuah keburukan bagi diri kita sendiri. Serta bagi para orang tua, meskipun tak sadar dan tak sengaja, jangan sampai mempermainkan doa dan sumpah karena jika terjadi, masihkah kita tega dengan anak kita yang terkena sumpah dan doa jelek dari kita? http://www.wajibbaca.com/2017/06/jangan-sampai-terjadi-begini-jika-orang.html 

Minggu, 25 Juni 2017

MENGERIKAN !!! Terobsesi Ingin Jadi Binatang, 6 Orang Ini Operasi Wajahnya, No 1 Mengejutkan......

MENGERIKAN !!! Terobsesi Ingin Jadi Binatang, 6 Orang Ini Operasi Wajahnya, No 1 Mengejutkan......


Sebagai manusia, sudah sepatutnya kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas semua yang ia berikan pada kita. Karena sebagai makhluk hid...
 Bài viết liên quan:
Sebagai manusia, sudah sepatutnya kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas semua yang ia berikan pada kita. Karena sebagai makhluk hidup, manusia merupakan makhluk hidup yang paling sempurna dan derajatnya paling tinggi di dunia maupun di akhirat.



Tapi, di dunia ini ada beberapa orang yang bisa dikatakan kurang mensyukuri apa yang ia punya sebagai seorang manusia. Entah apa yang ada di pikiran mereka, sehingga mereka sangat terobsesi menjadi makhluk hidup yang notabenenya lebih rendah dari manusia, yaitu binatang.  Tetapi, walaupun begitu kita tetap harus menghargai keputusan mereka, karena saling menghargai itu indah bro. Nah, penasaran kan siapa aja sih yang rela mengubah wajah dan tubuhnya menjadi seperti binatang? Ini dia orangnya.


1. A Human Dog






Pria yang tidak diketahui namanya ini berasal dari Brazil. Ia merupakan seorang seniman tampan yang memilih jalan hidupnya menjadi seekor anjing. Ia pun nekat melakukan operasi plastik dengan sebuah bangkai kepala anjing untuk ditraplantasikan ke wajahnya agar benar-benar mirip seekor anjing.



Hasilnya benar-benar sempurna dan terlihat seperti manusia anjing. Namun, para dokter menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan bisa permanen karena darah manusia dan anjing itu berbeda sehingga lama-kelamaan kepala monyong anjing itu pun dapat membusuk. Sekarang, tidak diketahui bagaimana nasib pria bodoh ini.





2. Alfred David (Manusia Pinguin)






Kisahnya bermula saat ia mengalami kecelakaan pada Mei 1968 yang membuat kakinya pincang dan berjalan layaknya seekor pinguin. Karena kejadian tersebut, akhirnya teman-temannya memanggilnya Mr. Pinguin.



Namun, bukannya bersedih atau berkecil hati, ia malah senang. Pria 79 tahun yang berasal dari Belgia ini langsung terobsesi menjadi pinguin dan mengubah namanya menjadi Mr. Penguin.
.
Sangking terobsesinya terhadap pinguin, ia mengatakan bahwa ia dapat memahami bahasa pinguin. Ia juga mengatakan, jika ia mati nanti ia ingin dikuburkan di Antartika bersama pinguin-pinguin yang ada di sana.





3. Dennis Avner (Manusia Harimau)







Avner merupakan seorang pria keturunan Amerika-Indian yang lahir pada tahun 1958. Ia lahir dengan nama Dennis Avner lalu mengubah namanya menjadi Stalking Cat karena terobsesi menjadi harimau.


Hal itu bermula ketika ia diberi pesan oleh kepala suku Indian bahwa ia harus mengikuti jalan hidup sebagai seekor harimau. Ia pun mempercayai dan mengikuti pesan kepala suku tersebut. 



Ia pun rela menanam gigi, mengubah bentuk bibir, hidung, dan lain-lain agar mirip seperti harimau. Namun sayangnya, pada tahun 2012 silam ia ditemukan meninggal karena bunuh diri.





4. The Lizardman (Manusia Kadal)






Nama asli The Lizardman ialah Erik Sprague. Pria ini lahir di Austin, Texas pada Juni 1972. Ia sangat terobsesi dengan reptil dan rela merogoh kocek yang dalam untuk melakukan operasi bedah ekstrem, mulai dari membelah lidah, menanam tanduk di kening, mengubah warna bibir, dan menghabiskan lebih dari 700 jam untuk tato di seluruh tubuhnya.



Kabarnya, pria ini berniat untuk menambahkan ekor di tubuhnya. Ia juga pernah membentuk grup band bernama Lizard Skynyrd. Ia juga pernah diundang ke Indonesia untuk duel kompetisi Magician vs Limbad tahun lalu pada acara ulang tahun salah satu stasiun TV yang ke-26. Dan siapa sangka, ternyata ia seorang sarjana filsafat.





5. Lance Brieschke (Manusia Macan Tutul)






Seorang seniman tato yang tinggal di Texas sangat terobsesi menjadi macan tutul. Ia sering dipanggil Larry da Leopard, karena mengubah seluruh tubuhnya menjadi seperti macan tutul. 



Seluruh tubuhnya pun ditato dengan motif macan tutul, bertingkah seperti macan, dan hanya memakai cawat untuk menutupi tubuhnya. Ia menyatakan bahwa ia tidak menyesal atas apa yang apa yang ia lakukan pada tubuhnya. 



"Tatoo macan tutul telah memberi saya kekuatan khusus seperti macan tutul seperti melihat dalam gelap, berjalan sangat cepat dan berburu di malam hari," katanya.





6. Erick Ducharme (Manusia Duyung)





Menjadi ikan duyung merupakan keputusan yang diambil oleh pria asal Florida, Amerika Serikat. Ia benar-benar terobsesi menjadi duyung sejak kecil. Ia menyatakan bahwa ia merasa nyaman ketika memakai ekor duyung, berendam di air, dan berada di bawah air.



Uniknya, obsesi menjadi duyung ini didukung oleh kedua orang tuanya dan juga kekasih prianya. Ia juga yang membuat dan mendesain pakaian duyung tersebut. Sehari-hari, yang ia lakukan hanyalah makan, berenang, bahkan tidur di air sambil memakai kostum duyungnya tersebut.

Nah, itulah orang-orang yang lebih memilih jalan hidupnya untuk menjadi sesuatu yang bisa dikatakan tidak setara dengan manusia bahkan lebih rendah dari manusia.



Sudah sepatutnya juga kita harus mensyukuri setiap apa yang diberikan Tuhan pada kita dan jangan pernah mengeluh bahkan mengubah ciptaan-Nya. Bagaimana pendapatmu? (baliberkarya.com).

Jumat, 23 Juni 2017

SUBHANALLAH!! Kisah Nyata, Kakak Gendong Adiknya Yang Lumpuh Ke Sekolah Ini Bikin Terenyuh

SUBHANALLAH!! Kisah Nyata, Kakak Gendong Adiknya Yang Lumpuh Ke Sekolah Ini Bikin Terenyuh


Baru-baru ini, seorang remaja berusia 14 tahun, John Michael Belida, menjadi bahan perbincangan netizen di media sosial. Kisah perjuangan Michael menamatkan sekolah bersama adik perempuannya yang lumpuh rupanya membuat banyak netizen merasa terenyuh.



Menurut laporan dari Definitely Filipina, adiknya yang berusia 12 tahun yang bernama Ella Mae Belida tidak dapat berjalan karena terjatuh dari ketinggian 1 meter. Akibat insiden tersebut, Belida mengalami cedera di daerah panaggul. Kejadian tersebut terjadi ketika ia masih berumur 11 bulan.



Sejak saat itu, Belida kesulitan untuk buang air besar dan sering mengalami demam tinggi.

"Dia masih bisa berjalan beberapa langkah dengan tongkat sampai usia 7 tahun. Tapi setelah itu, ia tak bisa menopang berat badannya sendiri," kata Erlinda, ibu Belida.



Oleh karena kemiskinan yang menghimpit, Erlinda meminta anak perempuannya untuk tinggal di rumah dan tidak pergi ke sekolah karena kondisinya yang perlu perawatan ekstra.

"Sungguh menyakitkan melihat anak saya menderita. Tetapi anak saya adalah orang yang kuat dan pernah mengatakan pada saya bahwa dia ingin menyelesaikan sekolah sehingga dapat membantu saya dan ayahnya," kata Erlinda lagi.
Erlinda merupakan seorang ibu rumah tangga dan harus mengurus anaknya yang lebih kecil di rumah. Sementara suaminya Marlon (39), seorang penarik becak yang hanya memperoleh pendapatan RM 18 - RM 27 atau sekitar Rp 54 ribu - Rp 81 ribu setiap hari.

Demi melihat keinginan Belida untuk menamatkan sekolah, abangnya Michael rela menggendong adiknya pergi ke sekolah yang terletak satu kilometer dari rumah mereka.

"Dia agak berat dan melelahkan, tapi saya tetap melakukannya supaya dia bisa menyelesaikan sekolahnya," ungkap Michael.

Sebagai seorang abang, ia marah ketika orang-orang melihat sinis dan mengejek adiknya itu. Tetapi Belida seorang yang sangat tabah ketika mendapat perlakuan demikian.

Menurut Michael, Belida juga merupakan motivasi bagi dirinya untuk lebih bekerja keras di sekolah sehingga ia bisa menjadi nelayan yang sukses satu hari nanti.

Demi bisa menyelesaikan sekolah bersama, Michael bahkan berhenti belajar selama setahun agar dia dan adiknya bisa belajar dan menghabiskan waktu di sekolah bersama-sama.

Kisah mereka yang menjadi viral mendapat perhatian banyak orang dan bantuan datang kepada mereka terus-menerus. Selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan, adik beradik tersebut juga menerima bantuan kursi roda, tongkat, sepeda, serta perlengkapan sekolah untuk Belida dan Michael.




Meskipun banyak bantuan yang datang pada mereka, bagi Michael ia akan tetap bersama adiknya. Bahkan jika mereka harus pergi ke sekolah atau universitas yang berbeda.





"Saya akan membawanya tak peduli apapun yang terjadi. Saya berharap seseorang dapat mendukung studinya. Dia ingin mengambil kursus komputer," ujar sang kakak.

Kamis, 22 Juni 2017

Ini Dia Ciri-ciri Suami/Istri yang Terkena Pelet Orang Ketiga, No. 5 dan 8 Mungkin Pernah Kalian Alami...

Ini Dia Ciri-ciri Suami/Istri yang Terkena Pelet Orang Ketiga, No. 5 dan 8 Mungkin Pernah Kalian Alami...



KabarTrend - Pernahkah Anda melihat pasangan suami istri yang terlihat harmonis dan nyaris tanpa cela, namun kemudian secara tiba-tiba suami atau istri tersebut tergila-gila dengan orang lain dan tidak ingat lagi pada keluarganya?

Ada banyak sekali penyebab suami/istri jatuh cinta pada orang lain dan melupakan keluarganya, salah satunya akibat pengaruh sihir pelet. Pelet sendiri merupakan ilmu sihir yang bisa mempengaruhi seseorang di bawah sadar untuk mencintainya.

Meski sihir dalam islam diharamkan, namun masih banyak orang yang memanfaatkannya demi mendapatkan apa yang diinginkan, misalnya: menguasai istri/suami orang, menghancurkan rumah tangga, dan lainnya.

Mungkin tidak semua orang percaya dengan adanya ilmu pellet, namun kenyataannya sudah banyak rumah tangga yang rusak akibat pengaruh sihir yang jahat ini.



Ayat al-Qur’an dan Hadits yang Menceritakan Tentang Kejahatan Sihir Pemisah Suami-Istri

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut.

Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, “Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir.”

Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka.

Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.” (QS. Al-Baqoroh : 102)

Dari Jabir RA, Rasulullah SAW telah bersabda,




“Sesungguhnya Iblis meletakkan singgahsananya di atas air, kemudian dia mengutuskan tenteranya, maka yang paling dekat kedudukannya di antara mereka kepadanya ialah yang paling besar fitnahnya. Salah seoarng daripada mereka datang seraya berkata: Aku telah berbuat begini dan begini.

Lalu Iblis berkata: Kamu belum berbuat apa-apa.

Rasulullah SAW bersabda: Kemudian salah seorang daripada mereka datang seraya berkata: Aku tidak meninggalkannya hingga aku telah menceraikannya daripada isterinya.

Rasulullah SAW bersabda: Kemudian Iblis mendekatkannya kepadanya  seraya berkata: Ya Kamu (Baik). al-A’masy (perawi) berkata; Aku melihat Rasulullah SAW bersabda; Kemudian dia menjadi pembantu setianya”. (HR. Muslim 5032)

Ciri-ciri Orang yang Terkena Sihir Pelet

Orang yang terkena sihir pelet umumnya akan mengalami gejala yang tak wajar. Bagi yang terbiasa bersama, pastilah dia akan mengenali ciri-ciri tersebut. Berikut ini beberapa cirri-ciri seseorang yang terkena pelet, baik laki-laki maupun wanita:

1. Timbul rasa cinta yang berlebihan sehingga tidak bisa ditahan
2. Selalu terbayang-bayang wajah seseorang yang menyihirnya
3. Keinginan untuk bertemu atau selalu rindu dengan orang memeletnya
4. Sering pusing kepala, terutama jika hasratnya ingin bertemu orang yang memeletnya tidak tersampai
5. Sering marah-marah tidak jelas pada istri atau suaminya
6. Merasa tunduk dan patuh terhadap perintah seseorang yang memeletnya
7. Merasa tidak enak badan, namun rasa itu akan hilang seketika saat berjumpa dnegan orang yang memeletnya
8. Tidak bernafsu terhadap istri atau suaminya sendiri
9. Nafsu makannya hilang saat di rumah, tapi nafsu makannya meningkat ketika menikmati masakan orang yang memeletnya

Cara Menyembuhkan Seseorang Dari Pengaruh Sihir Pelet
Upaya penyembuhan bagi seseorang yang terkena sihir pelet tidaklah mudah. Cara pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengeluarkan pengaruh sihir atau kekuatan pelet dari tubuh si korban.

Setelah kekuatan tersebut hilang, maka harus dilakukan pemulihan dengan memberikan pencerahan pada korban agar lebih mendekatkan diri pada Allah Subhanallahu wa Taala sehingga kekuatan jahat tersebut tidak bisa menguasainya kembali.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan seseorang dari pengaruh pelet, yakni  dengan melakukan rukyah pada orang yang terkena pellet. Atas izin Allah SWT, maka pengaruh sihir pellet akan menghilang dan korban bisa kembali hidup normal kembali.


sumber : wajibbaca.com