Baca Juga
Baca Juga
Pria Ini Melamar Pegawai Tokonya Menjadi
Istrinya Tapi Setelah Dia Memeriksa Kamera
Pengawas, Dia Langsung Minta Cerai!!

Keluargaku cukup istimewa. Aku sejak kecil lahir di desa dan terlahir
waktu usia orangtuaku sudah cukup tua. Waktu aku lahir, ayahku sudah
berumur 45 tahun. Aku punya seorang kakak yang mentalnya cacat dan
hal inilah yang membuat orangtuaku memutuskan untuk memiliki anak
lagi di usia mereka yang tua
Sejak kecil aku tahu orangtua kami bekerja keras untuk membiayai
kehidupan kami, karena itu sifatku sudah cukup dewasa sejak kecil.
Ketika kakakku keluar rumah, aku akan berusaha untuk mengikutinya
karena takut dia ditindas oleh banyak orang. Ada sekali kakakku
dipermainkan oleh anakanak di pinggir desa dan aku membelanya. Sejak
itu mereka mulai tidak suka denganku, tapi aku tidak merasa sakit hati.
Aku merasa bangga aku bisa melindungi kakakku.
Sejak umur 17 tahun aku sudah ikut pamanku bekerja sebagai buruh
bangunan. Setelah aku bekerja selama 2 tahun, tubuhku jadi kurus dan
kulitku menghitam. Waktu aku pulang, ibuku menangis dan menyalahkan
diri mereka sendiri, meminta maaf kalau mereka tidak mampu berbuat
apaapa sehingga harus aku yang bekerja. Aku tidak pernah menyalahkan
orangtuaku. Di hatiku hanya ada rasa terima kasih dan syukur pada
orangtua yang sudah melahirkanku.
Setelah beberapa lama, keadaan kakakku tetap tidak berubah, sementara
aku sudah memiliki sebuah toserba kecil, hanya aku masih belum
berpasangan. Sebenarnya menurut banyak orang, bukan tidak ada orang
yang mau hidup denganku, hanya saja keadaan rumahku dengan 3 orang
yang harus dijaga membuatku minder, "apakah ada yang mau menikah
denganku?" Pikirku.
Akhirnya setahun setelah aku membuka toserba, aku merasakan kalau
tokoku kekurangan pekerja. Karena itu aku merekrut 2 orang pekerja dari
internet. Salah satunya adalah wanita yang masih muda dan cukup cantik.
Sebenarnya dia tidak memiliki pengalaman apapun, tapi dia selalu mampu
belajar dengan cepat. Karena itu aku tetap mengizinkan dia bekerja. Hari
demi hari, pembicaraan antara aku dan gadis ini semakin banyak.
Akhirnya hubungan kami pun semakin dekat dan suatu hari, salah 1
pegawaiku yang lain iseng mengatakan kalau kami menikah saja.
Awalnya aku hanya menganggap itu sebagai gurauan dan tidak terlalu
mempedulikannya. Tapi gadis yang cukup dekat denganku itu mulai
sedikit demi sedikit mendekatiku. Perasaanku pun luluh dan akhirnya
kupinang dia menjadi istriku. Awalnya kupikir karena istriku bisa menjaga
toko, aku ingin lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama
dengan keluarga.
Tibalah waktu kami mulai perlu merencanakan apakah kami mau punya
anak atau tidak. Aku ingin, tapi istriku mengatakan kalau kami perlu
menunggu dulu 3 tahun. Aku pun menurutinya.
Setelah pernikahan kami berjalan sedikit waktu, istriku ini mulai berlaku
lain. Dia mulai sering pulang malam, bahkan terkadang tidak pulang ke
rumah. Waktu kutanya, dia hanya berkata kalau dia pergi bermain ke
rumah temannya.
Sering sekali dia datang ke toko hanya untuk mengambil uang dan tidak
berapa lama kemudian langsung pergi lagi keular. Perhitungan uangku
menjadi kacau dan aku tidak tahu berapa keuntungan dan kerugian yang
aku punya. Akhirnya setelah sekian lama dan karena saran dari
pegawaiku yang lain, aku pun memeriksa kamera pengawas.
Dari sana aku melihat kalau dia selalu datang dengan seorang pria,
mengambil uang, dan pergi keluar dari toko. Mereka kelihatannya mesra
sekali, bahkan lebih mesra dari hubungannya denganku. Sejak itu aku
tidak pernah percaya dengan orang lain dan hanya mau percaya pada
keluargaku. Entah apa yang harus kulakukan lagi setelah ini..
Baca Juga
loading...
Pria Ini Melamar Pegawai Tokonya Menjadi Istrinya Tapi Setelah Dia Memeriksa Kamera Pengawas, Dia Langsung Minta Cerai!!
4/
5
Oleh
Unknown
2x